Asesmen fluida statis

Worksheet by Amelia Zelika h
Asesmen fluida statis worksheet preview image
Subjects
Physics
Grades
11
Language
POR
Assignments
55 classrooms used this worksheet

Pada akhir pekan, sejumlah siswa mengunjungi kolam renang umum GOR Agus Salim untuk melakukan aktivitas berenang. Kolam tersebut memiliki variasi kedalaman, mulai dari bagian dangkal hingga mencapai kedalaman sekitar dua meter. Dalam kegiatan tersebut, salah satu siswa bernama Andi melakukan penyelaman ke bagian kolam yang paling dalam tanpa menggunakan alat bantu atau pelindung khusus.Beberapa saat setelah mencapai dasar kolam, Andi merasakan sensasi tekanan pada bagian telinganya. Sensasi tersebut meningkat menjadi rasa tidak nyaman, sehingga ia menghentikan penyelaman dan segera kembali ke permukaan. Setelah keluar dari air, Andi terlihat mengurangi aktivitasnya dan tidak melanjutkan renang seperti sebelumnya.Kejadian ini hanya dialami saat berada di bagian kolam yang dalam, sementara saat berada di bagian dangkal, tidak ditemukan keluhan serupa. Suhu air berada dalam rentang normal untuk aktivitas renang, dan tidak ada faktor teknis eksternal seperti arus kuat atau suara keras yang mengganggu.Berdasarkan kejadian tersebut, dapat disimpulkan bahwa aktivitas menyelam ke kedalaman tertentu dapat memunculkan kondisi fisik yang tidak biasa pada tubuh manusia, khususnya di bagian organ sensitif seperti telinga. Kejadian ini menunjukkan adanya perubahan kondisi lingkungan yang dialami tubuh seiring bertambahnya kedalaman, dan perlu dikaji lebih lanjut untuk dipahami secara ilmiah. 1.a Dari wacana tersebut, analisislah bagaimana kondisi andi ketika menyelam di kolam yang dangkal dengan kolam yang dalam! 1.b Andi menyelam ke dua titik berbeda di kolam renang: Titik A sedalam 0,5 meter dan Titik B sedalam 2 meter. Jika massa jenis air adalah 1000 kg dan percepatan gravitasi 10 m Berapakah tekanan yang dialami tubuh andi pada kedua titik menyelam tersebut! apa yang sebaiknya dilakukan agar aktivitas menyelam tetap aman? 1.c Dari pertanyaan sebelumnya, kesimpulan apa yang dapat kamu tarik mengenai pengaruh kedalaman terhadap tekanan hidrostatis? 1.d Selain kedalaman kolam apakah massa jenis air kolam mempengaruhi tekanan saat andi berenang? 1.e Menurut ananda, apa yang mungkin terjadi jika Andi terus menyelam di kolam yang lebih dalam tanpa perlindungan atau teknik penyelaman yang benar? Pernahkah Ananda mengamati proses pencucian mobil di tempat cuci mobil otomatis? Biasanya, mobil diangkat terlebih dahulu menggunakan alat khusus agar bagian bawah mobil dapat dibersihkan secara menyeluruh. Alat ini bekerja dengan prinsip Hukum Pascal.Sistem hidrolik ini terdiri atas dua silinder yang dihubungkan dengan pipa berisi oli. Silinder kecil ditekan oleh operator menggunakan pedal, lalu tekanan tersebut diteruskan ke silinder besar untuk mengangkat mobil. Pada sistem tersebut, silinder kecil memiliki luas penampang 10 cm², sedangkan silinder besar memiliki luas penampang 200 cm². Operator memberikan gaya tekan sebesar 100 N, dan sistem dirancang untuk mampu mengangkat mobil dengan berat 2000 N.Namun, pada suatu hari, terjadi kendala. Meskipun pedal sudah ditekan dengan gaya seperti biasa, mobil tidak juga terangkat. Hal ini menyebabkan proses pencucian terganggu dan antrean kendaraan pun menumpuk. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, tidak ditemukan kerusakan pada rangka hidrolik, namun sistem tetap tidak bekerja sebagaimana mestinya.Permasalahan ini menunjukkan bahwa dalam sistem hidrolik, selain luas penampang dan gaya tekan, ada faktor-faktor lain yang harus diperhatikan, seperti kebocoran cairan, adanya udara dalam sistem, atau tekanan yang tidak cukup besar. Kejadian ini menjadi bukti bahwa penerapan hukum fisika di lapangan memerlukan pemahaman teknis yang menyeluruh dan perhatian terhadap kondisi operasional alat. 2.a Dari wacana analisislah bagaimana mesin hidrolik dapat mengangkat beban dengan gaya yang kecil! 2.b Apakah gaya 100 N yang diberikan operator sudah cukup untuk mengangkat mobil seberat 2000 N? Sertakanlah alasan yang mendukung! 2.c Berdasarkan perhitungan dan prinsip kerja sistem hidrolik, berikan kesimpulan dari hubungan luas penampang dengan gaya yang dihasilkan! 2.d Jika luas penampang pada piston 1 dan 2 adalah sama bagaimana dampaknya pada kerja sistem hidrolik? 2.e Jika ditemukan sedikit kebocoran pada salah satu sambungan pipa bagaimana dugaanmu terhadap efeknya sistem secara keseluruhan? Jelaskan keterkaitannya dengan prinsip Hukum Pascal? Di daerah Sumatera Barat, seperti di sekitar Sungai Batang Hari, penambang pasir tradisional menggunakan perahu kayu untuk mengangkut pasir dari dasar sungai. Perahu tetap mengapung meski bermuatan berat karena adanya gaya apung dari air, sesuai Hukum Archimedes: benda yang dicelupkan ke dalam cairan akan mendapat gaya ke atas sebesar berat cairan yang dipindahkan.Tetapi seorang penambang memuat lebih banyak pasir dari biasanya agar pekerjaannya lebih cepat selesai. Akibatnya, perahunya hampir tenggelam. Ia terpaksa membuang sebagian pasir agar perahu tidak tenggelam. Peristiwa ini menunjukkan pentingnya memahami batas daya apung agar perahu tetap aman digunakan 3.a Analisislah mengapa perahu bisa mengapung di sungai meskipun membawa pasir bedasarkan hukum fisika? 3.b Sebuah perahu bermassa 1000 kg dan memiliki volume total 1,5 m³ berada di atas air. Jika percepatan gravitasi 10 m berapa beban maksimum yang dapat diangkut perahu agar tidak tenggelam? Analisislah jawabanmu berdasarkan prinsip Hukum Archimedes! 3.c Apa kesimpulan yang dapat ananda ambil dari kejadian penambang yang memuat pasir berlebih? 3.d Berapa beban maksimum perahu jika perahu bermassa 1000 kg dan memiliki volume total 1,5 m3 berada diatas air dengan percepatan gravitasi 10 m Jelaskan jawabanmu 3.e Jika penambang mengganti perahu kayunya dengan perahu dari logam (misalnya aluminium), bagaimana dugaanmu terhadap kemampuan perahu tersebut dalam mengangkut pasir? Pernahkah Ananda melihat seekor nyamuk berdiri di atas permukaan air tanpa tenggelam? Meskipun tubuhnya kecil dan ringan, nyamuk tersebut tampak mampu bertumpu di atas air tanpa merusaknya. Permukaan air terlihat seperti menahan tubuh nyamuk agar tidak tenggelam, seolah-olah terdapat lapisan tipis yang lentur namun kuat. Fenomena ini menunjukkan bahwa permukaan air memiliki sifat tertentu yang melibatkan gaya antar molekul pada permukaannya. 4. Analisislah secara ilmiah bagaimana fenomena nyamuk dapat berdiri di atas permukaan air! Dilakukan sebuah percobaan air dan raksa menggunakan pipa kapiler. Kapilaritas biasa terjadi pada air mampun raksa. Gejala kapiler dipengaruhi oleh adanya adhesi dan kohesi. Adhesi adalah gaya tarik menarik molekul yang berbeda, sedangkan kohesi adalah gaya tarik menarik molekul yang sama . Dari percobaan didapatkan hasil seperti gambar di bawah ini, dari percobaan air dan raksa memiliki hasil yang berbeda. Isilah beberapa soal berikut: 5.a Perhatikan gambar tabung kapiler: satu dengan air dan satu dengan raksa. Identifikasi bagian yang menunjukkan gaya kohesi dan adhesi. Analisislah bagaimana kedua gaya tersebut memengaruhi bentuk meniskus masing-masing cairan! 5.b Setelah melakukan percobaan menggunakan pipa kapiler yang berisi air dan raksa, kamu melihat bahwa benuk permukaan air cembung dalam tabung, sedangkan raksa cekung. Evaluasilah cairan mana yang lebih cocok digunakan dalam alat penyerap otomatis (seperti tisu atau sumbu lampu)! Jelaskanlah pilihanmu dengan membandingkan peran gaya adhesi dan kohesi pada kedua cairan tersebut! Seorang siswa melakukan uji coba sederhana tentang viskositas menggunakan tiga cairan berbeda yaitu air, minyak goreng, dan madu. Siswa menjatuhkan kelereng kecil ke dalam gelas berisi masing-masing cairan dan mencatat waktu yang dibutuhkan kelereng untuk mencapai dasar gelas. Hasil percobaan dapat dilihat pada tabel berikut ini:Jenis CairanWaktu Tempuh (detik)Air1,2Minyak Goreng 2,6Madu6,8Kelereng yang digunakan memiliki massa yang sama. Tetapi setiap kelereng memiliki waktu jatuh yang berbeda-beda, kenapa hal tersebut bisa terjadi. Isislah beberapa soal berikut: 6.a Dari percobaan tersebut apa yang membuat kelereng jatuh dengan waktu yang berbeda, lalu analislah kesimpulan mengenai eksperimen tersebut dengan konsep viskositas! 6.b Evaluasilah validitas percobaan tersebut dan Identifikasi minimal tiga variabel yang harus dikendalikan (dikonstankan) agar hasil eksperimen dapat dibandingkan secara adil!

Use This Worksheet