PERTEMUAN 4 (IX A)
NAMA KELOMPOK CAPAIAN PEMBELAJARAN Peserta didik mengidentifikasi interaksi antar makhluk hidup dan lingkungannya, serta dapat merancang upaya-upaya mencegah dan mengatasi pencemaran dan perubahan iklim. TUJUAN PEMBELAJARAN 1. Melalui kegiatan kajian literatur, peserta didik dapat menganalisis faktor dan dampak dari ketersediaan pangan bagi kehidupan manusia dengan benar.2. Melalui kegiatan diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan peran teknologi dalam mendukung ketersediaan pangan dengan tepat. PETUNJUK PENGERJAAN LKPD 1. Bacalah petunjuk belajar dengan cermat untuk mempermudah menggunakan LKPD!2. Bacalah referensi yang sudah disediakan pada LKPD untuk menjawab soal-soal dan menambah wawasan kalian!3. Tanyakan kesulitan yang dialami dalam mengerjakan dan mempelajari LKPD ini kepada pendidik! Pasang Ri KajangPunna nitabbangngi kayua, Nipappirangngangngi angngurangi basi, Appatanre'tumbusu, napau turiolowa. Terjemahan :Kalau kayu ditebang, akan mengurangi hujan dan menghilangkan sumber mata air. KEGIATAN 2CONNECTING Perhatikan gambar lingkungan di perkotaan dan di KajangGuru meminta siswa untuk mengemukakan pendapat mereka berdasarkan gambar yang diamati dan dikaitkan dengan apa yang sudah dipelajari pada kegiatan 1. KEGIATAN 3OBSERVING Secara garis besar, Pasang ri Kajang berisikan tentang: (1) Aturan yang senantiasa mengingat kepada Turie’ A’ra’na (Tuhan Yang Maha Esa). (2) Memupuk persatuan dan kesatuan dengan penuh kekeluargaan dan saling tawakkal. (4) Taat pada aturan yang telah ditetapkan oleh Pasang dan (5) Melaksanakan segala aturan secara murni dan konsekuen. Kelima ajaran Pasang inilah yang menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat orang Kajang, terutama yang tinggal di Ilalang Embayya. Penjabaran dari kelima ajaran Pasang tersebut melahirkan prinsip hidup kesederhanaan dan saling menyayangi di antara mereka. Wujud kesederhanaan itu sangat menonjol dalam kehidupan sehari-hari, yang disebut tallasa kamase-masea. Kehidupan tallasa kamase-masea berartihidup memelas atau hidup apa adanya. Memelas mengandung makna, bahwa tujuan hidup warga masyarakat Adat Kajang menurut Pasang adalah semata-mata mengabdi kepada Turie A’ra’na. Kehidupan sehari-hari yang serba sederhana, cukup dan tidak berlebihan. Hal tersebut sesuai isi Pasang yang menyatakan “Ammentengko nu kamase-masea (berdirilah engkau dalam kesederhanaan); A’cci’dongko nu kamase-mase (duduklah engkau dalam kesederhanaan); A’dakkako nu kamase-mase (berjalanlah engkau dalam kesederhanaan); A’mia’ko nu kamase-mase (berbicaralah engkau dalam kesederhanaan)”. Prinsip kamse-masea tersebut diwujudkan dalam kehidupan komunitas adat, baik dalam hubungannya dengan sesama manusia maupun terhadap Turi’e A’ra’na. Untuk lebih jauh melihat lebih detail bagaimana suasana ritual Tallase Kamase-kamase yang berada di Kajang.Silahkan amatil video berikut ini! Simaklah video berikut dibawah ini Berdasarkan video diatas, tuliskanlah apa yang kalian amati! No Hasil Pengamatan 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 KEGIATAN 4DISCUSSING 1. Berdasarkan hasil pengamatan dan temuan Anda pada fase observing, buatlah bahan presentasi bersama dengan teman kelompok Anda!2. Tuliskan hasil diskusi anda pada kolom berikut KEGIATAN 5Evaluating1. Materi2. Kendala dalam pembelajaranUntuk pengerjaannya di link (