CERITA TENTANG KEMAHAKUASAAN TUHAN
Om Swastyastu, Semuanya. Semoga senantiasa dalam keadaan sehat dan berbahagia atas karunia Hyang Widhi (Tathastu). Sebelum kita memulai pembelajaran daring pada hari ini, marilah kita awali dengan mengucapkan mantram sebelum belajar dengan urutan Ganesa Puja, Saraswati Puja dan Guru Puja sebagai berikut:1. Ganesa Puja (Om ekadantaya vidmahe, Vaktratundaya dhimahi, Tanno dantih pracodayat, Om Gam ganapataye namah)2. Saraswati Puja (Om Sarasvati namastubhyam varade kamarupini, Vidyarambha karisyami siddhir bhavatu me sada, Om Sri Sarasvatyai namah)3. Guru Puja (Om Gurur brahma gurur visnu, gurur deva mahesvarah, Gurur saksat parambrahma, tasmai sri gurave namah)Om Santih Santih Santih Om.(Silakan anak-anak untuk mengucapkan doa sebelum belajar dengan menggunakan voice ya, caranya tekan lambang voice kemudian anak-anak mulai mengucapkan doa sebelum belajar, selanjutnya upload) Sebelum kita masuk pada materi "Cerita tentang Kemahakuasaan Tuhan", coba kalian tuliskan atau gambarkan jenis kemahakuasaan Tuhan yang seperti apa yang kalian lihat hari ini ! (Jawaban dibuat di kolom drawing). Silakan anak-anak baca terjemahan dari Sloka Bhagavadgita, X.20 yang sudah Ibu tembangkan di atas. (Terjemahan yang kalian ucapkan dikirim melalui lambang voice). Baiklah siswa sekalian, untuk lebih banyak mengetahui Sloka atau Mantra tentang Kemahakuasaan Tuhan dapat kalian tonton di video di bawah ini ! Kitab Veda banyak menjelaskan tentang berbagai kemahakuasaan Tuhan seperti yang tertuang dalam Chandogya Upanisad. Cerita pendek dalam video di bawah ini mengutip percakapan antara Svetaketu dan ayahnya yang bernama Udhalaka. Mereka mencoba untuk mengungkapkan ajaran tentang Veda yang Maha mulia. Cerita berawal ketika Svetaketu bertanya kepada ayahnya yang membicarakan keberadaaan Tuhan seperti dalam penjelasan di bawah ini. Setelah menyimak video di atas, coba kalian simpulkan pesan penting dari percakapan antaran Svetaketu dengan ayahnya terkait tentang ajaran Asta Aiswarya. Selanjutnya, bagian Asta Aiswarya yang mana yang dimaksud dalam cerita dalam video di atas? Nah, siswa sekalian. Selain cerita kemahakuasaan Tuhan dalam Upanisad antara Svetaketu dengan ayahnya, berikut kalian bisa menyaksikan bagaimana bentuk kemahakuasaan Tuhan dalam cerita Mahabharata. Tentunya kalian sudah tidak asing dengan cerita Mahabharata yang ditayangkan di stasiun televisi.Wujud kemahakuasaan Tuhan dalam cerita Mahabharata disaksikan oleh Arjuna sendiri, di mana Sri Krsna sebagai Avatara Visnu menjelma ke dunia untuk menegakkan ajaran dharma.Marilah sejenak kita saksikan bentuk kemahakuasaan Tuhan dalam video di bawah ini. Nah, setelah menyaksikan video percakapan antara Arjuna dengan Sri Krsna, bagaimana perasaan kalian saat ini? Coba kalian jelaskan kemahakuasaan Tuhan (Hyang Widhi) apa saja yang disampaikan oleh Sri Krsna kepada Arjuna jika dikaitkan dengan bagian Asta Aiswarya ! Materi pembelajaran daring mengenai "Cerita Kemahakuasaan tentang Tuhan" sudah kita pelajari. Sekarang silakan kerjakan soal pilihan ganda di bawah ini dengan memilih satu jawaban yang paling benar.1. Bacalah dengan seksama cerita berikut ini !Saat anak bertanya tentang ketuhanan kepada ayahnya yang ibarat larutnya garam dalam air, maka sang ayah meminta anaknya untuk memasukkan garam kedalam gelas yang berisi air. Esok hari ia meminta anaknya untuk mengeluarkan garamnya. Si anak pun tidak melihat garam dalam air. Lalu, sang ayah berkata, “rasakan air itu, bagaimana?”. “Asin, ayah”, jawab anaknya. “Aku tidak bisa melihat garam, ayah. Aku hanya melihat air yang rasanya asin” komentar anaknya.Sang Ayah pun berkata, “Dengan cara yang sama, O anakku, Kamu tidak dapat melihat Sang pencipta. Tapi sebenarnya Dia ada dimana-mana dan meresapi segala yang ada di alam semesta ini. Tuhan tidak dapat dilihat tetapi, dapat dirasakan melalui segala ciptaan-Nya yang ada di alam semesta ini.Ilustrasi cerita di atas menunjukkan contoh sifat kemahakuasaan Tuhan yang dalam Asta Aiswarya disebut.... Anima Laghima Mahima Prapti 2. Tuhan adalah penentu terhadap kelahiran, kehidupan dan kamatian sesuai dengan sifat beliau yang disebut .... Prakamya Isitwa Wasitwa Mahima 3. Simaklah cerita berikut ini !Pada hari piodalan yang jatuh pada hari Purnama Katiga pada waktu yang sama, Sang Hyang Widhi bisa menemui bhakta-Nya di tempat yang berbeda. Sehingga umat Hindu yang ada di Kalimantan, Jawa Timur, Lampung, dan Bali tidak perlu khawatir akan ketidakhadiran-Nya meski pelaksanaan upacara dilaksanakan secara bersamaan.Ilustrasi cerita di atas menunjukkan contoh sifat kemahakuasaan Tuhan yang dalam Asta Aiswarya disebut .... Anima Prapti Laghima Prakamya 4. Sifat Tuhan lebih ringan dari pada kapas disebut .... Prakamya Laghima Anima Mahima 5. Tidak ada yang mampu menentang kehendak Hyang Widhi dan kodrat-Nya (Rta) seperti yang disampaikan oleh Sri Krsna kepada Arjuna merupakan arti dari .... Prakamya Isitwa Wasitwa Yatrakamawasayitwa Baiklah, siswa sekalian. Hari ini kita sudah mempelajari materi Cerita tentang Kemahakuasaan Tuhan.Untuk pertemuan selanjutnya, kita akan membahas materi "Upaya Menghayati Kemahakuasaan Tuhan sebagai Asta Aiswarya".Untuk menutup pembelajaran daring hari ini, marilah kita bersama-sama mengucapkan mantra Purna puja dan Santih Mantram. Semoga apa yang kita pelajari hari ini menambah kepercayaan kita terhadap kesempurnaan Hyang Widhi (Brahman Yang Maha Kuasa), serta kita tetap mendoakan seluruh semesta semoga senantiasa damai dan berbahagia.Purna Puja:"Om purnam adah purnam idam, purnat purnam udacyate, purnasya purnam adaya, purnam eva vasisyate".Santih Mantram:"Om Sarve bhavantu sukhinah, sarve santu niramayah, sarve bhadrani pasyantu, ma kascid duhka bhag bhavet".Om Santih Santih Santih Om. Sampai jumpa kembali minggu depan, tetap jaga kesehatan dan patuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 5M + 1 D ya.Untuk akhir pembelajaran, kalian bisa berikan refleksi mengenai pembelajaran daring tadi ya, bisa dengan menggunakan simbol jembol di bawah ini.